Pagelaran Wayang Kulit dan Ketoprak Dor, Wabup: Keberagaman Budaya dan Identitas Bangsa


Sunggal BNN  – Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar menggelar pergelaran wayang kulit dan ketoprak dor dalam rangka tasyakuran desa se-Kecamatan Sunggal di Lapangan Sepakbola Pertamina, Desa Sei Mencirim, Sabtu (5/8/2023).

“Salah satu upaya untuk melestarikan budaya Indonesia di tengah derasnya arus globalisasi yaitu memberikan pertunjukan yang mampu buat masyarakat semakin cinta budaya,” ujar saat menyampaikan kata sambutan.

Ia menambahkan, sangat diperlukan untuk memajukan kebudayaan Indonesia di tengah dinamika perkembangan dunia.

Namun seiring berjalannya waktu, masuknya budaya asing yang terus berkembang kerap menimbulkan banyak pengaruh.

Dan memberi dampak positif dan negatif pada masyarakat dan generasi muda.

“Untuk mengenalkan dan meningkatkan kepedulian akan kebudayaan dan tradisi leluhur. Juga sebagai sarana mempererat jalinan silaturahmi dalam membinadan membangun masyarakat,” katanya.

“Saya ingin mengajak seluruh masyarakat khususnya kecamatan Sunggal untuk terus semangat dalam menjaga. Dan, melestarikan kebudayaan daerah,” ujarnya.

Dengan adanya pagelaran itu juga, lanjut dia, membuat masyarakat terhibur, seni dan budaya lestari dan pembangunan bisa terlaksana dengan baik.

“Agar apa yang menjadi cita-cita bersama untuk mewujudkan Deli Serdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan dapat segera terwujud,” katanya.

Naikan Indek Budaya Sumut

Kepala Balai Pelestarian Budaya Sumut, Syukrin Edy menyampaikan,
kelestarian budaya selain menaikkan ekonomi kerakyatan,

“juga menaikkan Indek Budaya Sumatera Utara di tingkat nasional. Selama ini, Sumatera Utara menempati urutan 22 secara nasional dari 38 provinsi se-Indonesia,” ujarnya.

(BNN 02)

 

 

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *