KANTOR BAPEDA MENJADI KANTOR OPD PERTAMA DI KUNJUNGI OLEHdr ASRILUDIN TAMBUNAN SETELAH DI LANTIK JADI BUPATI DELISERDANG


LUBUKPAKAM BNN  – Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menjadi kantor OPD pertama yang dikunjungi oleh dr Asri Ludin Tambunan setelah dilantik menjadi Bupati Deli Serdang, Selasa (4/3/2025).

Bupati yang akrab disapa dokter Aci ini fokus ke sini karena berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah. Di kantor Bapenda ini Aci lebih dahulu memimpin apel bersama seluruh jajaran Bapenda.

Banyak arahan-arahan yang disampaikannya secara tegas kepada pegawai. “Bapenda merupakan urat nadi bagi keberlangsungan pembangunan di Deliserdang. Karena itu, saya tekankan agar seluruh ASN meningkatkan kinerjanya agar target dicapai dengan lebih optimal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucap Aci.

Setelah memimpin apel, Aci pun melanjutkan dengan menyidak ruang pelayanan. Di sini Aci sempat bertemu dengan beberapa wajib pajak. Ia sempat bertanya bagaimana pelayanan dan waktu pelayanan yang diberikan termasuk apakah ada pungli atau tidak yang dilakukan petugas.

Selanjutnya Aci pun memimpin rapat internal dengan seluruh pejabat termasuk diikuti oleh 17 Kepala UPT dan 5 Koordinator Pajak. Tidak mau bekerja dengan bertele-tele Aci pun sempat menantang para Kepala UPT dan Koordinator Pajak berapa capaian yang sanggup untuk didapatkan sampai akhir tahun. Ketika itu rata-rata menyanggupi siap untuk merealisasikan target mulai dari 80 hingga ada yang sampai 100 persen lebih.

Kepala Bapenda Deli Serdang, Muhammad Salim mengaku setelah menyampaikan target yang sanggup untuk dicapai kemudian masing-masing Kepala UPT dan Koordinator Pajak menandatangani komitmen capaiannya. Ini disebut akan mereka evaluasi disetiap bulan dan akan dilihat progresnya setiap satu triwulannya.

“Tadi arahan Pak Bupati sama kita untuk meningkatkan pelayanan. Percepat dan jangan ada mengambat-hambat. Nggak boleh ada yang dipersulit wajib pajak dan jangan ada pungli. Di lapangan semua harus dikejar jangan ada beking-membekingi karena kalau ada bakal disikat langsung sama Pak Bupati karena dia sendiri yang akan memberhentikan,” kata Muhammad Salim.

Mantan Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ini mengaku target PAD untuk tahun ini telah ditetapkan lebih dari 1,2 Triliun. Ia optimis kalau minimal capaian realisasi penerimaan nantinya bisa diatas 80an persen. Pada tahun sebelumnya realisasi penerimaan hanya sanggup sampai 66 persen atau 868 milyar saja.

” Terkait apa-apa yang disampaikan sama Pak Bupati, intinya kami hari ini sudah berkomitmen untuk mencapai itu dan itu semua akan dievaluasi. Harus ada perubahan mindset, tidak boleh ada lagi seperti dulu-dulu memperlama atau mempersulit. Jangan ada ego sektoral antara di lapangan dengan petugas kantor, harus turun semua dan nggak ada beking membekingi,” kata Salim.

Informasi lain yang didapatkan dalam apel ini sebanyak 50 orang tenaga honorer disebut-sebut tidak hadir. Salim membenarkan sesuai arahan 50 orang yang tidak hadir itu telah diperintahkan untuk diberikan surat peringatan.

(bnn 02)

 

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *