STM HULU BNN – Jenazah Bahagia Tarigan (54) Kades Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang akhirnya berhasil dievakuasi setelah enam hari hilang.
Mayat korban dikeluarkan dari dasar sungai dan jurang sedalam 80 meter.
Proses evakuasi cukup dramatis dan memakan waktu, maupun tenaga tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polisi, TNI, Kecamatan dan warga sekitar.
Dalam video yang diterima, tim gabungan menggunakan tali untuk menaikkan jenazah korban ke atas.
Puluhan orang menarik kantong jenazah menggunakan tali baja.
Kapolsek Tiga Juhar Iptu Robah Tarigan mengatakan, proses evakuasi memakan waktu delapan jam sejak pukul 08:00 WIB, hingga pukul 16:30 WIB.
Kondisi air sungai yang kadang naik, deras semakin menyulitkan tim mengeluarkan mayat dari dasar sungai.
Posisi jenazah ditemukan satu kilometer dari jembatan Titi Kabel atau jembatan Lau Hulung, tempat sepeda motor korban ditemukan.
“posisi mayat terjepit, medan curam dan terjal, debit air tidak menentu, sewaktu -waktu meluap dan sehingga tim kesulitan melaksanakan evakuasi,”kata Kapolsek Tiga Juhar Iptu Robah Tarigan, Senin (3/3/2025).
Setelah berhasil dievakuasi, mayat Kades Desa Liang Pematang diantar ke rumah duka.
Tak lama kemudian, mayat Bahagia Tarigan dikebumikan.
Sebelumnya, Kepala Desa Liang Pematang, Kecamatan Tiga Juhar, Kabupaten Deli Serdang bernama Bahagia Tarigan (54) hilang misterius sejak Selasa 25 Februari kemarin.
Rekan sesama kepala desa (Kades) hanya menemukan sepeda motor dinas Bahagia di atas jembatan Titi Kabel.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy mengatakan, diatas motor terdapat tas berisi dokumen dan racun rumput masih tersegel.
“di atas sepeda motor terletak sebuah tas milik Kades Liang Pematang berisikan surat dan dompet. Kemudian satu botol kecil racun rumput masih tersegel tutupnya,”kata Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy, Jumat (28/2/2025).
Polisi mengatakan hilangnya Kades bermula pada Selasa 25 Februari kemarin, sekira pukul 14:00 WIB kemarin ketika ia mengenakan pakaian dinas Kades, berangkat dari rumah mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 3948 M.
Sekira pukul 20:00 WIB, keluarganya merasa kehilangan karena Bahagia tak kunjung pulang.
Kemudian keluarganya pun menghubungi Camat Tiga Juhar bernama Antonius Tarigan, untuk menanyakan keberadaan Bahagia.
Kemudian Camat menghubungi para Kades lainnya untuk mencari keberadaannya.
Kades lainnya, yakni Kades Tanjung Muda bernama Tarsan Tarigan sempat mencari keberadaan Bahagia ke Desa Durian Tinggung dan bertemu seorang warga bernama Jondri Tarigan.
Jondri menerangkan ia sempat melihat Kades Liang Pematang masuk ke kebun warga.
Mendapat informasi tersebut, sekira pukul 22:00 WIB, mereka mendatangi kebun yang didatangi Bahagia Tarigan dan berhasil menemukannya.
“Setelah bertemu selanjutnya diajak untuk pulang.”
Usai ditemukan, Bahagia diajak pulang oleh Tarsan dengan mengendarai sepeda motor masing-masing, posisi Bahagia paling depan dan Tarsan di belakang.
Tak lama kemudian, Tarsan mendahului Bahagia dan berharap ia tetap mengikutinya dari belakang.
Saat itu Tarsan berhenti di kantor Desa menunggu Bahagia.
Karena ditunggu tak kunjung muncul, lantas Tarsan kembali menyusul ke Titi Kabel Lau Hulung.
Disinilah ia menemukan sepeda motor Kades Liang Pematang terparkir di atas jembatan.
“Sedangkan kunci kontak sepeda motor berada dashboard motor. selanjutnya dilakukan pencarian kemana-mana dengan memanggil nama Kades Liang Pematang seputaran Jembatan Titi kabel namun tidak ada sahutan.”
Menurut informasi yang didapat dari pihak keluarga, Kades Liang Pematang Bahagia Tarigan mengalami depresi dan linglung.
Penyakit tersebut dideritanya sejak istrinya meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Sesuai keterangan keluarga terdekat, Bahagia Tarigan mengalami depresi atau linglung semenjak meninggalnya istri dan memiliki riwayat penyakit jantung.
( SU BNN 02)
No comment